Economy

Kondisi Batubara Indonesia 1H12 (3 Agustus 2012)

Kondisi harga batubara dunia sampai saat ini belum mengalami tanda – tanda perbaikan. Sejak Februari 2011, harga tidak pernah kembali ke harga tertinggi pada bulan tersebut yakni sebesar 129,7 USD per Metrik Ton. Per 1 Juli 2012, harga batubara dunia hanya berada di kisaran 83,3 USD per Metrik Ton yang berarti telah mengalami penurunan sebesar 36% selama kurang lebih 18 bulan. Hal ini diakibatkan oleh kondisi ketidakpastian ekonomi Eropa yang mengakibatkan perlambatan ekonomi dunia.

Sumber: Bloomberg, 2012

Indonesia di tingkat global menduduki posisi penting di pasar batubara dunia. Indonesia memiliki cadangan batu bara sebesar 20 milyar ton per posisi 2010. Jika dibandingkan dengan negara lain, memang cadangan Indonesia dapat dikatakan kecil. Amerika Serikat memiliki cadangan 246 miliar ton. China dan India masing – masing 115 dan 59 miliar ton. Namun, yang membuat Indonesia istimewa adalah meskipun tidak memiliki cadangan batubara terlalu besar, ekspor Indonesia menduduki peringkat kedua terbesar didunia setelah Australia.

Indonesia sebagai pengekspor batubara di dunia tentu terkena dampak penurunan harga ini. Hal ini terlihat secara implisit dari turunnya nilai neraca perdagangan kita bahkan defisit selama 3 bulan berturut – turut. Kontribusi nilai ekspor komoditas yang didalamnya termasuk batubara cukup besar terhadap total ekspor kita.

NILAI PENJUALAN BATUBARA BEBERAPA PERUSAHAAN (dlm Miliar Rupiah)

Perusahaan

1H11

1H12*

% perubahan

ADRO

15312,5

16900,2

10,4%

BUMI

21464,2

16973,0

-20,9%

BYAN

28167,4

28615,4

1,6%

ITMG

8871,9

10477,8

18,1%

PTBA

6192,6

7466,9

20,6%

Sumber: Bloomberg *Estimasi Bloomberg

Selain itu, hal yang dapat kita amati adalah bagaimana perusahaan – perusahaan batubara Indonesia menghadapi penurunan harga tersebut. Perusahaan – perusahaan batubara di Indonesia sebagian besar merespon dengan cara meningkatkan penjualan batubara mereka. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar pendapatan mereka tetap meningkat atau paling tidak sama di tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Namun, menurut data terakhir yang diperoleh di laporan semester I, perusahaan – perusahaan tambang tetap mengalami kerugian.

LABA BERSIH BEBERAPA PERUSAHAAN BATUBARA (dlm Miliar Rupiah)

Perusahaan

1H11

1H12*

% perubahan

BYAN

971,9

461,9

-52%

PTBA

1610,8

1555,5

-3%

Sumber: Bloomberg *Estimasi Bloomberg

Hingga akhir tahun, perekonomian global diperkirakan akan belum kembali normal. Krisis Eropa diperkirakan akan berkepanjangan sehingga harga batubara akan sulit kembali ke posisi semula seperti di tahun 2011. Meskipun begitu, di tingkat harga USD 80, perusahaan – perusahaan di Indonesia masih dapat berproduksi dan tidak akan ada penurunan produksi batubara yang signifikan. Hanya sekitar 3 persen dari total volume produksi batubara seluruh perusahaan yang tidak efisien diproduksi dari harga tersebut (JPM). Namun jika harga dibawah USD 80, volume yang tidak efisien diproduksi meningkat 30%.

Indonesia juga diuntungkan dari kondisi harga batubara di China. Impor batubara yang besar di China pada bulan April dan Mei dikarenakan harga batubara global lebih murah 11% (JPM) dibandingkan batubara domestik China. Namun, lama – kelamaan harga domestik batubara China juga turun mengikuti harga batubara global. Dengan sempitnya jarak antara harga batubara domestik dengan harga batubara global, batubara Indonesia menjadi lebih kompetitif.  Coal landed cost batubara Indonesia menjadi yang paling kompetitif dibandingkan dengan sumber impor negara lain seperti Australia dan Afrika Selatan sehingga Indonesia akan tetap menjadi eksportir dominan bagi China untuk komoditas batubara. [ah]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s